Wujudkan Pengabdian Nyata:FTIK UIN Syahada Serahkan Mahasiswa KKL ke Desa di Mandailing Natal dan Batang Angkola
Padangsidimpuan – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan secara resmi menyerahkan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kepada masyarakat di beberapa wilayah Kabupaten Mandailing Natal dan Batang Angkola, Sumatera Utara.
Penyerahan ini menjadi langkah awal pelaksanaan program pengabdian dan penerapan ilmu yang telah dipelajari di kampus.
Penyerahan dilakukan dalam dua tahap. Pertama, Dr. Muhlison, M.Ag yang menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan, menyerahkan rombongan mahasiswa kepada perangkat desa dan tokoh masyarakat di Desa Sihepeng Sada dan Desa Sihepeng Dua, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Muhlison menyampaikan arahan kepada mahasiswa dan permohonan kepada warga setempat.
“Saya berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga nama baik almamater, berperilaku santun, menjunjung tinggi nilai etika dan kesopanan, serta dapat berbaur dengan baik dalam kehidupan bermasyarakat. Jadikan momen ini sebagai sarana belajar sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa,” ujarnya.
Ia juga menitipkan mahasiswa kepada kepala desa dan tokoh masyarakat. “Kami serahkan anak-anak didik ini ke dalam bapak dan ibu sekalian. Mohon bimbing, awasi, dan jaga mereka sebagaimana keluarga sendiri selama melaksanakan tugas di sini,” tambah Dr. Muhlison.
Sementara itu, di lokasi lain, Dr. Suparni, M.Si selaku Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) FTIK sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan, menyerahkan mahasiswa KKL kepada masyarakat di Desa Pasar Lamo, Kecamatan Batang Angkola.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Suparni menyampaikan pesan kepada seluruh mahasiswa peserta KKL.
“Jagalah nama baik UIN Syahada dengan berperilaku sopan dan menjunjung tinggi etika. Pandai-pandailah bersosialisasi dengan seluruh lapisan masyarakat, serta berikan warna positif bagi kegiatan Naposo Nauli Bulung selama berada di desa ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan kepada Kepala Desa dan warga setempat. “Kami menitipkan putra-putri kami. Mohon bimbing dan jaga mereka sebagaimana menjaga anak sendiri selama melaksanakan tugas di sini,” tambah Dr. Suparni.
Dalam pesan yang disampaikan kepada Humas, Dekan FTIK, Dr. Hamka, M.Hum mengingatkan para mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik almamater selama melaksanakan tugas di tengah masyarakat.
“Kami berharap mahasiswa dapat menjalankan seluruh rangkaian program KKL dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi warga desa tempat mereka bertugas. Jadilah duta kampus yang membawa nilai-nilai keilmuan dan akhlak yang baik,” ujar Dr. Hamka.
Program KKL ini dirancang sebagai wadah mahasiswa untuk mengaplikasikan teori pendidikan, sosial, dan keagamaan yang dipelajari di bangku kuliah ke dalam kehidupan nyata.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjalin kerja sama yang erat antara perguruan tinggi dan masyarakat setempat.
Para mahasiswa akan ditempatkan selama masa pelaksanaan program untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang telah disusun bersama perangkat desa, meliputi pendampingan pendidikan, kegiatan keagamaan, hingga pengembangan potensi lingkungan desa.


