Membangun Pembelajaran Matematika Mendalam bagi Generasi Digital
PADANGSIDIMPUAN – Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan menggelar Seminar Nasional Pendidikan Matematika dengan tema “Membangun Pembelajaran Mendalam untuk Generasi Digital” pada Rabu, 18 Juni 2026.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Zubaidah Amir MZ, M.Pd., Dosen Pendidikan Matematika UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
Dalam sambutannya, Dekan FTIK, Dr. Hamka, M.Hum, menyampaikan bahwa transformasi dunia pendidikan menuntut perubahan paradigma mengajar, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.
“Di era informasi yang melimpah ini, tantangan terbesar bukan lagi mencari informasi, melainkan membangun pemahaman yang bermakna. Pembelajaran mendalam menjadi kebutuhan mutlak agar siswa tidak hanya bisa menghitung, tetapi mampu berpikir kritis dan kreatif,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Matematika, Rahmadani Tanjung, M.Pd., menjelaskan bahwa seminar ini dirancang untuk menjawab kesenjangan antara metode pembelajaran konvensional dengan kebutuhan belajar generasi Z dan Alpha yang akrab dengan teknologi.
“Kami ingin membekali guru dan calon pendidik strategi yang tepat, mengintegrasikan teknologi bukan sebagai pengganti, melainkan sebagai mitra untuk memperkuat pemahaman konsep matematika,” tambahnya.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Zubaidah Amir MZ menegaskan perbedaan mendasar antara pembelajaran dangkal yang hanya mengandalkan hafalan, dengan pembelajaran mendalam yang mengutamakan koneksi konsep, refleksi, dan penerapan nyata.
Menurutnya, meskipun kecerdasan buatan mampu menjawab soal dengan cepat, hal yang tidak tergantikan adalah kemampuan manusia memberi makna, mempertimbangkan secara etis, dan menciptakan solusi baru.
“Matematika bukan sekadar rumus dan angka, melainkan bahasa pola, logika, dan kreativitas. Di era AI, sekolah harus berevolusi menjadi ruang yang membangun pemahaman, karakter, serta keterampilan berpikir tingkat tinggi,” tegasnya.
Kegiatan yang diikuti oleh dosen, mahasiswa, dan guru matematika dari berbagai daerah ini juga memaparkan bukti empiris bahwa penerapan pendekatan pembelajaran mendalam terbukti meningkatkan validitas materi, efektivitas pembelajaran, serta kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan.
Diharapkan, hasil seminar ini dapat menjadi landasan pengembangan kurikulum dan strategi pengajaran yang relevan dengan Kurikulum Merdeka dan Kampus Berdampak serta mempersiapkan generasi muda yang tangguh menghadapi tantangan masa depan.


