Kimia Hadir di Sekolah: UIN Syahada Bawa Sains Menyenangkan ke SMAN Sayur Matinggi
PADANGSIDIMPUAN; Kimia tak lagi menjadi pelajaran yang menakutkan dan penuh rumus. Kamis, 24 September 2026, Program Studi Tadris Kimia Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan menggelar kegiatan “Chemistry Goes to School: Teaching Science with Fun” di SMAN Sayur Matinggi. Kegiatan ini membawa sains langsung ke ruang siswa melalui eksperimen menarik dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Program Studi Tadris Kimia UIN Syahada Padangsidimpuan, Nur Azizah Putri Hasibuan, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mengubah pandangan siswa terhadap ilmu kimia.
“Kimia bukan sekadar deretan rumus yang harus dihafal. Kimia ada di sabun yang kita pakai, di es krim yang kita nikmati, hingga di pasta gigi yang kita gunakan setiap pagi,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa sains menjadi bermakna ketika dipahami lewat praktik langsung, sehingga siswa tidak hanya tahu, tetapi juga mengerti dan terinspirasi.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN Sayur Matinggi, H. Awal Sakti Harahap, S.Pd., M.Si., menyambut baik kedatangan tim UIN Syahada.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini. Siswa-siswi kami tidak hanya melihat demonstrasi, tetapi ikut mempraktikkan sendiri. Ini adalah pengalaman berharga yang menumbuhkan keberanian dan rasa ingin tahu mereka terhadap ilmu pengetahuan,” katanya. Ia berharap kerja sama ini terus berlanjut dan menjadi manfaat bagi kedua belah pihak.
Dalam sesi utama, para siswa terbagi aktif mengikuti berbagai percobaan: pembuatan sabun, es krim, lip balm, hingga percobaan spektakuler seperti “Pasta Gigi Gajah”, perubahan warna larutan, dan pengukuran suhu serta kalor. Setiap kegiatan dirancang sederhana namun memberikan pemahaman nyata tentang prinsip reaksi kimia, sehingga suasana penuh antusiasme, tawa, sekaligus wawasan baru yang mendalam.
Di penghujung acara, panitia menyerahkan plakat penghargaan kepada pihak SMAN Sayur Matinggi sebagai tanda persahabatan dan kerja sama. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh kehangatan.
Bagi UIN Syahada Padangsidimpuan, langkah ini bukan sekadar kegiatan pengabdian, melainkan bukti nyata: ilmu yang dipelajari di kampus dapat dibawa ke masyarakat, bermanfaat, dan menginspirasi generasi muda untuk mencintai sains.