CERIA PIAUD: Lahirkan Generasi Siap Riset & Karier

Padangsidimpuan; Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan meluncurkan program unggulan CERIA (Cerita Inspiratif PIAUD), rangkaian kegiatan pengembangan diri yang kini telah berjalan hingga jilid kedua. Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen lembaga dalam mempersiapkan mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan karier dan penelitian di masa depan.

Jilid pertama digelar pada Jumat, 5 Juni 2026, bertema “Pilih Pendidikan Lanjutmu“. Kegiatan yang berlangsung di Aula FTIK ini menghadirkan Nidaun Nabila, M.Pd., yang memaparkan beragam peluang jalur studi lanjut maupun profesi terbuka bagi lulusan PIAUD, mulai dari pendidik PAUD, pengelola yayasan, penyuluh, hingga dosen.

Pada kesempatan tersebut, Dekan FTIK, Dr. Hamka, M.Hum., dalam sambutannya menekankan pentingnya wawasan masa depan sejak dini, sementara Ketua Prodi PIAUD Sakinah Siregar,M.Pd menegaskan forum ini akan menjadi agenda rutin guna memperkuat suasana akademik yang solutif dan bernilai islami.

Antusiasme terlihat nyata saat sesi tanya jawab dipandu Nadiya Oxtarina Siregar. Mahasiswa berdiskusi secara terbuka mengenai persiapan pascasarjana hingga peluang merintis usaha di bidang pendidikan anak usia dini. Kegiatan ditutup dengan pembagian sertifikat, sekaligus menandai lahirnya tradisi diskusi inspiratif yang diharapkan terus berlanjut.

Menyusul keberhasilan jilid pertama, CERIA kembali hadir pada Jumat, 26 September 2026 yang lalu, dengan tema “Langkah Kecil, Karya Besar: Inspirasi Belajar Menggunakan Mendeley“. Kali ini fokus diarahkan pada penguatan keterampilan riset ilmiah.

PIAUD FTIK UIN Syahada mengundang A. Naashir M. Tuah Lubis, M.Pd., sebagai narasumbernya, membimbing peserta secara langsung menguasai aplikasi manajemen referensi mulai dari instalasi, pengelolaan sumber, sitasi otomatis, hingga teknik parafrase guna menjaga integritas akademik.

Kegiatan tatap muka ini sengaja dipilih agar pendampingan berjalan optimal. Sakinah Siregar, M. Pd selaku Ka. Prodi PIAUD FTIK UIN Syahada kembali menegaskan bahwa penguasaan alat riset digital bukan sekadar tuntutan teknis, melainkan cerminan sikap ilmiah dan kejujuran akademik yang harus ditanamkan. Dipandu Rani Siagian, diskusi berlangsung hangat; peserta aktif bertanya seputar kendala praktis yang kerap dihadapi dalam penulisan karya ilmiah.

Melalui CERIA, Prodi PIAUD membuktikan bahwa langkah kecil berkelanjutan dapat melahirkan karya-karya besar. Kedepannya kegiatan serupa direncanakan terus digelar dengan tema-tema baru yang relevan, menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa untuk berkarya, berinovasi, dan melangkah percaya diri menuju masa depan yang cemerlang.