Pererat Sinergi FTIK UIN Syahada dan UNIMED Tandatangani MoA dan IA Bidang Pendidikan, Bahasa dan Seni
Padangsidimpuan, 25 Mei 2026– Membangun jejaring akademik yang lebih luas dan bermutu, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padangsidimpuan kembali melangkah strategis dengan menjalin kerja sama resmi bersama Universitas Negeri Medan (UNIMED). Pada tanggal 21 Mei 2026, sejumlah nota kesepahaman atau Memorandum of Agreement (MoA) dan pelaksanaan kerja sama atau Implementation Arrangement (IA) ditandatangani di lingkungan kampus UNIMED, mencakup bidang ilmu pendidikan, bahasa, dan seni.
Kerja sama pertama disepakati antara Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNIMED dan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syahada Padangsidimpuan. Dokumen MoA ini ditandatangani oleh Prof. Dr. Zainuddin M, M.Si. mewakili pihak FIP UNIMED, dan Dr. Hamka, M.Hum. selaku perwakilan dari FTIK UIN Syahada.
Sebagai tindak lanjut konkret dari kesepakatan tersebut, kedua pihak menandatangani IA yang memfokuskan kolaborasi pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) milik FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di bawah naungan FIP UNIMED.
Penyelarasan program akademik ini dipimpin langsung oleh masing-masing ketua program studi, yaitu Asriana Harahap, M.Pd. (Kaprodi PGMI UIN Syahada) dan Apiek Gandamana, S.Pd., M.Pd. (Kaprodi PGSD UNIMED).
Kolaborasi ini bertujuan menyamakan standar kompetensi lulusan, pengembangan kurikulum, serta peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang pendidikan dasar. Selain ranah ilmu pendidikan, kerja sama juga diperluas ke bidang bahasa dan seni. MoA kedua disepakati antara FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan dan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNIMED.
Penandatanganan dilakukan oleh Dr. Hamka, M.Hum. mewakili FTIK UIN Syahada, dan Dr. Zulkifli, M.Sn. sebagai perwakilan resmi dari FBS UNIMED.
Pada tataran pelaksanaan teknis, IA disepakati antara Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra FBS UNIMED dengan Program Studi Tadris Bahasa Indonesia FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan. Kesepakatan ini ditandatangani oleh Dr. Elly Prihasti Wuriyani, S.S., M.Pd. dari pihak UNIMED, dan Anita Angraini Lubis, M.Hum. mewakili UIN Syahada.
Lingkup kerja sama mencakup pertukaran keilmuan, penyusunan materi ajar, hingga kolaborasi dalam publikasi ilmiah dan kegiatan kesenian.
Usai penandatanganan, Dekan FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr. Hamka, M.Hum., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kerja sama strategis ini. Baginya, menjalin kemitraan dengan UNIMED sebagai salah satu institusi pendidikan kependidikan terkemuka di Indonesia adalah langkah krusial untuk memacu peningkatan kualitas akademik di kampusnya. “Bagi kami, UNIMED adalah rujukan utama dalam dunia pendidikan keguruan dan ilmu-ilmu kependidikan. Kerja sama ini bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen nyata untuk menyatukan visi mencetak pendidik yang berkualitas, kompeten, dan berkarakter. Melalui kolaborasi antara PGMI dengan PGSD, serta Tadris Bahasa Indonesia dengan Pendidikan Bahasa dan Sastra, kami berharap terjadi transfer ilmu pengetahuan, penyelarasan kurikulum, dan standar pendidikan yang setara. Lulusan kami nantinya diharapkan tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan metode pendidikan modern,” ungkap Dr. Hamka dengan penuh semangat.
Ia menambahkan, integrasi antara nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas UIN Syahada Padangsidimpuan dengan keunggulan akademik UNIMED akan melahirkan sinergi yang kuat, khususnya dalam memajukan dunia pendidikan di wilayah Tapanuli dan Sumatera Utara pada umumnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNIMED, Prof. Dr. Zainuddin M, M.Si., menyambut baik langkah strategis ini. Ia menilai, pertemuan antara kedua institusi ini adalah penyatuan kekuatan untuk memajukan pendidikan dasar di Indonesia. Menurutnya, meski memiliki perbedaan lingkup lembaga yang disiapkan madrasah dan sekolah esensi dari pendidikan dasar adalah sama, yaitu meletakkan dasar karakter dan kemampuan dasar peserta didik. “Kami sangat senang dapat bermitra dengan FTIK UIN Syahada. Program studi PGMI dan PGSD memiliki akar tujuan yang sama, yaitu mencetak guru kelas dasar yang handal. Kolaborasi ini memungkinkan kami saling berbagi praktik baik, riset, dan inovasi pembelajaran. Semakin banyak perguruan tinggi yang bersinergi, semakin cepat pula mutu pendidikan dasar kita meningkat. Kami siap berbagi sumber daya dan pengalaman demi kemajuan pendidikan di Sumatera Utara,” tegas Prof. Zainuddin.
Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNIMED, Dr. Zulkifli, M.Sn., mengapresiasi perluasan kerja sama ke ranah bahasa dan seni. Ia melihat potensi besar yang bisa dikembangkan bersama Program Studi Tadris Bahasa Indonesia FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan.
“Bahasa dan sastra adalah identitas bangsa. Kolaborasi antara Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra UNIMED dengan Tadris Bahasa Indonesia UIN Syahada ini sangat strategis. Kami berkomitmen untuk bekerja sama dalam pengembangan materi ajar, penelitian linguistik dan sastra, serta pengembangan bakat dan minat seni mahasiswa. Hal ini penting agar calon guru bahasa nanti tidak hanya pandai mengajarkan teori, tetapi juga memiliki jiwa seni dan kemampuan literasi yang tinggi. Ini adalah kontribusi nyata kami dalam melestarikan dan mengembangkan budaya literasi di masyarakat,” ujar Dr. Zulkifli.
Kegiatan penandatanganan ini menegaskan komitmen kedua institusi pendidikan tinggi untuk bersinergi menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Melalui kerja sama lintas kampus ini, diharapkan lahir inovasi-inovasi baru dalam dunia pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus memperkuat posisi Sumatera Utara sebagai pusat pendidikan berkualitas di wilayah barat Indonesia. (srg)



