FTIK UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary dan UIN Sumatera Utara Perkuat Kolaborasi: Tandatangani MoA dan IA di Bidang Pendidikan dan Sains
PADANGSIDIMPUAN, 25 Mei 2026– Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padangsidimpuan kembali memperkuat jalinan kerja sama strategis dengan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU). Pada tanggal 20 Mei 2026 yang lalu, kedua perguruan tinggi tersebut resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Agreement/MoA) dan Pelaksanaan Kerja Sama (Implementation Arrangement/IA) yang mencakup bidang pendidikan keguruan serta sains dan teknologi. Penandatanganan MoA pertama dilakukan antara FTIK UIN Syahada dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sumatera Utara. Dari sisi pimpinan, kesepakatan ini ditandatangani oleh Dr. Hamka, M.Hum. mewakili UIN Syahada, dan Prof. Dr. Tien Rafida, M.Hum. sebagai perwakilan dari UIN SU.
Kerja sama ini melibatkan pertukaran dan penyelarasan kurikulum serta pengembangan akademik pada tiga program studi unggulan di kedua fakultas tersebut.
Berdasarkan kesepakatan IA yang disepakati, masing-masing Ketua Program Studi (Kaprodi) turut hadir dan memastikan teknis pelaksanaan kerja sama. Dari FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan, program studi yang terlibat adalah Tadris Biologi di bawah kepemimpinan Wilda Rizkiyahnur Nasution, M.Pd.; Tadris Bahasa Indonesia yang diketuai Anita Angraini Lubis, M.Hum.; serta Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) yang dipimpin Asriana Harahap, M.Pd. Sementara itu, dari pihak FITK UIN Sumatera Utara, perwakilan Kaprodi yang bergabung dalam kolaborasi ini meliputi Kartika Manalu, M.Pd. (Tadris Biologi), Rina Devianty, S.S., M.Pd. (Tadris Bahasa Indonesia), dan Dr. Nirwana Anas, M.Pd. (PGMI).
Selain di bidang pendidikan keguruan, kerja sama juga diperluas ke ranah sains dan teknologi. MoA kedua disepakati antara Fakultas Sains dan Teknologi (SAINTEK) UIN SU dan FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan. Dokumen ini ditandatangani oleh Dr. Hamka, M.Hum. mewakili UIN Syahada, dan Dr. Zulham, S.H.I., M.Hum. sebagai perwakilan dari SAINTEK UIN SU. Kerja sama teknis atau IA dalam lingkup ini berfokus pada Program Studi Tadris Fisika dari FTIK UIN Syahada dan Program Studi Fisika milik Fakultas SAINTEK UIN SU.
Penyelarasan program kerja ini dipimpin langsung oleh masing-masing ketua program studi, yakni Yenni Khairani Lubis, M.Sc. (Kaprodi Tadris Fisika UIN Syahada) dan Lailatul Husna Br Lubis, M.Sc. (Kaprodi Fisika SAINTEK UIN SU).
Dalam kesempatan tersebut, Dekan FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr. Hamka, M.Hum., mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk menyetarakan kualitas pendidikan di kedua institusi. Menurutnya, sinergi ini bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen nyata untuk melahirkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing tinggi. “Kerja sama dengan UIN Sumatera Utara ini sangat berarti bagi kami. Kami melihat UIN SU sebagai kampus rujukan dengan standar mutu yang tinggi. Melalui MoA dan IA ini, kami membuka akses pertukaran ilmu pengetahuan, penyelarasan kurikulum, hingga kolaborasi penelitian antara dosen dan mahasiswa. Tujuannya satu, yaitu meningkatkan kualitas lulusan kami agar tidak hanya siap mengajar, tetapi juga mampu berinovasi menjawab tantangan zaman,” ujar Dr. Hamka usai acara penandatanganan.
Ia menambahkan, perluasan kerja sama hingga ke bidang sains dan teknologi melalui Prodi Tadris Fisika adalah langkah maju FTIK UIN Syahada untuk memperkuat integrasi ilmu agama dan ilmu umum, sesuai dengan visi besar perguruan tinggi keagamaan Islam.
Sementara itu, Prof. Dr. Tien Rafida, M.Hum. selaku Dekan FITK UIN Sumatera Utara menyambut baik inisiatif ini. Ia menilai, kehadiran FTIK UIN Syahada sebagai mitra strategis akan memperkaya khazanah akademik kedua belah pihak. “Pendidikan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kami percaya, dengan bergabungnya program studi unggulan dari kedua fakultas, seperti Tadris Biologi, Bahasa Indonesia, dan PGMI, akan lahir ide-ide baru yang segar. Kami siap berbagi pengalaman dan sumber daya, karena kemajuan pendidikan di daerah adalah kemajuan pendidikan nasional. UIN SU bangga bisa menjadi bagian dari penguatan kapasitas akademik UIN Syahada Padangsidimpuan,” tegas Prof. Tien Rafida.
Senada dengan hal itu, Dr. Zulham, S.H.I., M.Hum. selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN SU menekankan pentingnya kolaborasi di bidang sains. Menurutnya, penguatan prodi Tadris Fisika memiliki peran krusial dalam mencetak tenaga pendidik sains yang berkualitas di Sumatera Utara bagian selatan. “Bidang sains dan teknologi memerlukan kerja sama yang erat agar metode pembelajarannya selalu relevan dan mutakhir. Sinergi antara Prodi Fisika SAINTEK UIN SU dan Tadris Fisika FTIK UIN Syahada diharapkan dapat melahirkan model pembelajaran sains yang integratif, yang menggabungkan logika ilmiah dengan nilai-nilai keislaman. Ini adalah wujud nyata kontribusi kami bagi kemajuan pendidikan sains di Indonesia,” ungkap Dr. Zulham.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen kedua institusi pendidikan tinggi Islam untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menyamakan standar akademik, serta memperluas wawasan dosen dan mahasiswa melalui kolaborasi lintas kampus.
Diharapkan, kerja sama ini dapat melahirkan inovasi pembelajaran dan penelitian yang berkontribusi besar bagi dunia pendidikan di Sumatera Utara dan Nasional.
Kolaborasi ini juga menegaskan posisi UIN Syahada Padangsidimpuan dan UIN Sumatera Utara sebagai pelopor pendidikan yang berintegrasi antara nilai keislaman, ilmu pengetahuan, dan teknologi. (srg)



