Prestasi Nur Hidayah: Bukti Eksplorasi Potensi Mahasiswa PGMI
Padangsidimpuan, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan terus mendorong mahasiswanya untuk aktif mengeksplorasi bakat, minat, dan kemampuan di luar ruang perkuliahan.
Semangat ini kembali dibuktikan oleh Nur Hidayah, mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), yang meraih Juara 1 Lomba Cipta Puisi dalam kegiatan Semarak Muharram 1448 H yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padangsidimpuan, beberapa hari yang lalu.
Kegiatan bertema “Menuju Kebangkitan Islam Abad XV yang Harmonis dan Berkah” dilaksanakan secara bertahap: pendaftaran dibuka 29 Mei hingga 6 Juni 2026, tahap penilaian berlangsung 7–8 Juni, pengumuman peserta lolos babak final pada 9 Juni, dan babak puncak digelar 10 Juni.
Hasil resmi diumumkan Minggu, 14 Juni 2026, bersamaan dengan rangkaian dzikir dan tabligh akbar di Masjid Al Abror Kota Padangsidimpuan.
Nur Hidayah, warga Desa Sihepeng, berhasil menyisihkan peserta lain dengan karyanya berjudul “Cahaya Tahun Baru Hijriah” yang dinilai memiliki kedalaman makna dan nilai keislaman yang kuat.
Ia mengikuti lomba dalam kondisi persiapan yang sangat singkat, hanya dua hari sebelum tahap penyisihan dimulai, saat itu ia juga sedang mempersiapkan sidang munaqasyah yang berlangsung pada 9 Juni.
“Bagi saya, setiap kesempatan adalah ruang untuk belajar. Saya memilih menghadapi tantangan, bukan menghindarinya. Berkat kegigihan dan doa, Alhamdulillah semuanya berjalan lancar,” ujarnya.
Keberhasilan ini merupakan kelanjutan dari serangkaian eksplorasi yang telah ia jalani selama berkuliah.
Sebelumnya, Nur Hidayah telah meraih medali emas Olimpiade Matematika, medali perak Olimpiade Bahasa Inggris dan Kimia; juara 2 lomba semaphore dan packing dalam kegiatan Pramuka; peringkat terbaik kedua cabang seni tunggal pencak silat; serta juara 2 favorit lomba puisi tingkat lokal.
Pihak pimpinan fakultas menyambut baik prestasi ini sebagai bukti nyata keberhasilan pembinaan mahasiswa.
Dekan FTIK, Dr. Hamka, M.Hum menegaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan mahasiswa mampu memadukan ilmu akademik, kreativitas, dan nilai keislaman. “Kami tidak hanya mengajarkan teori pendidikan, tetapi mendorong mereka menggali berbagai potensi agar tumbuh menjadi pribadi yang utuh dan bermanfaat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Dr. Muhlison, M.Ag menambahkan bahwa keberhasilan ini membuktikan keterbatasan waktu bukanlah penghalang bagi mereka yang memiliki niat dan usaha sungguh-sungguh.
“Semangat Nur Hidayah menjadi teladan bagi seluruh mahasiswa untuk terus aktif mengeksplorasi diri dan berkarya di berbagai bidang,” katanya.
Senada dengan itu, Ketua Program Studi PGMI, Asriana Harahap, M.Pd menyampaikan bahwa arah pembinaan di prodi menekankan pengembangan kompetensi ganda. “Mahasiswa PGMI tidak hanya harus pandai mengajar, tetapi juga mampu menuangkan gagasan dalam bentuk karya budaya dan sastra yang bernilai Islami. Prestasi ini menegaskan bahwa pendekatan kami dalam menggali potensi mahasiswa sudah tepat,” tegasnya.
FTIK UIN Syahada menegaskan akan terus membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh mahasiswa untuk mengikuti berbagai kegiatan kompetitif dan pengembangan diri, guna melahirkan generasi pendidik yang kompeten, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.

