Pembekalan Hari Ke-2, Hadirkan Kurikulum Berbasis Cinta; Menimbulkan Antusiasme Peserta PLP

Padangsidimpuan, 6 Januari 2026 – Gelombang antusiasme melanda Gedung Auditorium Syekh Ali Hasan Ahmad Addary saat Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syahada Padangsidimpuan memasuki hari kedua pembekalan Praktek Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Acara yang digelar hari ini menghadirkan narasumber berkualitas dari lingkungan pendidikan madrasah, Sofyan Siregar, M.Pd – Wakil Kepala Madrasah MAN 2 Padangsidimpuan.

Beliau fokus menyampaikan materi tentang Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, yang merupakan instruksi resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam paparannya, Sofyan menjelaskan bahwa kurikulum ini tidak hanya mengedepankan penguasaan materi pelajaran, tetapi juga pembentukan karakter siswa yang penuh kasih sayang terhadap Tanah Air, agama, sesama, dan alam semesta.

Tak hanya itu, pembekalan yang dimulai pada Senin (5/1) kemarin juga telah menghadirkan Perkumpulan Siregar, M.Pd (Kepala Sekolah Dasar Nurul Ilmi Padangsidimpuan) sebagai narasumber pertama yang membawakan materi tentang Deep Learning. Materi tersebut dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa agar mampu menguasai teknologi pembelajaran terkini dan menerapkannya di lapangan.

Dengan jumlah peserta sebanyak 777 mahasiswa, suasana pembekalan tetap hangat dan penuh semangat. Pada sesi akhir hari ini, narasumber mengadakan sesi interaktif berupa role-play berbentuk kuis yang membuat seluruh peserta terlibat aktif.

Mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, Muhammad Hanafi Tanjung – salah satu peserta PLP – mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada pimpinan fakultas dan seluruh panitia. “Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik di lokasi PLP masing-masing, menjadi wujud apresiasi atas segala upaya yang telah diberikan,” ujarnya kepada tim Humas FTIK.

Sementara itu, Nursrihayati, M.A – sebagai Ketua Panitia sekaligus Kepala Laboratorium FTIK – menyampaikan harapan besar kepada seluruh peserta. “Semoga mahasiswa dapat menjalankan kewajiban dengan baik, menjaga nama baik UIN Syahada, dan kelak menjadi pendidik yang profesional serta penuh dedikasi,” tuturnya dengan penuh semangat.