Monitoring SPI di FTIK: Realisasi Anggaran 2026 Harus Akuntabel

PADANGSIDIMPUAN — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan menerima kunjungan kerja Satuan Pengawas Internal (SPI), Senin (12/10/2026). Kedatangan tim SPI ini merupakan implementasi pendampingan pengawasan atau review terhadap sejumlah kegiatan pada tahun anggaran 2026 di lingkungan FTIK.

Penyambutan berlangsung di Aula FTIK lantai 2. Selain jajaran pimpinan SPI, acara ini dihadiri pula oleh Dekan FTIK Dr. Hamka, M. Hum., para Wakil Dekan, Kepala Bagian Tata Usaha, serta Kepala Program Studi di lingkungan fakultas.

Dalam sambutannya, Dr. Hamka mengapresiasi kunjungan dan monitoring yang dilakukan tim SPI. Menurutnya, kehadiran pengawas internal di tingkat fakultas menjadi pengingat sekaligus pendamping agar setiap program yang dijalankan benar-benar sesuai koridor aturan.

“Kami menyambut baik kedatangan tim SPI. Dengan pendampingan seperti ini, kami bisa lebih awal mengetahui kekurangan dan segera memperbaikinya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SPI UIN Syahada Padangsidimpuan Ali Asrun, M. Pd., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini wujud dukungan terhadap realisasi anggaran kegiatan tahun 2026. Ia menegaskan seluruh penggunaan anggaran harus berpedoman pada aturan dan regulasi keuangan yang berlaku.

“Tujuan kami satu, agar pelaporan keuangan nantinya akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ali Asrun menambahkan, tim SPI akan menelaah sejumlah dokumen perencanaan dan realisasi kegiatan. Review difokuskan pada kesesuaian rencana kerja dengan penyerapan anggaran, serta kelengkapan administrasi pertanggungjawaban. Hasil temuan di lapangan, lanjutnya, akan dijadikan bahan rekomendasi perbaikan bagi unit kerja di FTIK sebelum laporan akhir tahun disusun.

Pihak fakultas menyatakan kesiapannya menindaklanjuti setiap masukan dari tim SPI. Monitoring serupa direncanakan berlangsung berkala sepanjang tahun anggaran berjalan, guna memastikan target penyerapan anggaran dan kualitas pelaporan tetap terjaga.