Dr. Hamka, M.Hum Terpilih Jadi Dewan Penasehat Asosiasi PPG-PTK Keagamaan

PADANGSIDIMPUAN; Kabar membanggakan kembali hadir dari lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padangsidimpuan. Dekan FTIK, Dr. Hamka, M.Hum, resmi dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Dewan Penasehat dalam Kepengurusan Pusat Asosiasi Program Studi Pendidikan Profesi Guru Perguruan Tinggi Keagamaan (APSP-PTK) periode 2025–2028.

Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 001/PP-APSP-PTK/SK/09/2026 yang diterbitkan baru-baru ini. Pengukuhan dan pengambilan keputusan tersebut berlangsung dalam rangkaian rapat nasional yang digelar di Jakarta pada 16–18 September 2026.

Kegiatan yang dihadiri pimpinan perguruan tinggi keagamaan dari seluruh Indonesia ini menetapkan susunan lengkap pengurus pusat, di mana nama Dr. Hamka masuk dalam barisan Dewan Penasehat. Kehadirannya membawa perspektif sekaligus memperkuat jaringan perguruan tinggi keagamaan di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Hamka menyampaikan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program PPG-PTK yang telah berjalan. Beliau menegaskan bahwa mutu lulusan PPG harus terus dijaga dan ditingkatkan agar sejajar dengan standar pendidikan nasional maupun kebutuhan dunia kerja.

Kita tidak sekadar mencetak guru, melainkan pendidik yang berkarakter, berilmu, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya dalam sesi diskusi rapat. Lebih lanjut, Dr. Hamka juga menggarisbawahi pentingnya sinkronisasi kurikulum, penguatan kapasitas dosen, serta perluasan kerja sama antar-perguruan tinggi keagamaan. Ia mendorong agar setiap program studi memiliki arah yang jelas, terukur, dan berbasis akreditasi, sehingga kehadiran asosiasi ini benar-benar memberi dampak nyata bagi kemajuan pendidikan guru di lingkungan PTK.

Terpilihnya Dr. Hamka dalam struktur kepengurusan pusat ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi UIN Syahada Padangsidimpuan, khususnya FTIK. Hal ini menandakan bahwa gagasan, pengalaman, serta kiprah lembaga di bidang pendidikan guru telah diakui di tingkat nasional. Diharapkan ke depannya, keterlibatan ini semakin membuka peluang kolaborasi, peningkatan kualitas, dan pengembangan inovasi pendidikan di lingkungan kampus maupun di kancah nasional.