FTIK UIN Syahada Bersatu dalam Kolaborasi Fordetak 2026
BANJARMASIN – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan turut berpartisipasi dalam Forum Dekan Tarbiyah dan Keguruan se-Indonesia atau Fordetak 2026 yang digelar di UIN Antasari Banjarmasin pada 12–14 Agustus 2026.
Pertemuan strategis ini mengusung tema “Penguatan Kolaborasi dan Inovasi Pendidikan Guru Islam Menuju PTKIN Berkelas Dunia”, menjadi ruang penyatuan visi seluruh perguruan tinggi keagamaan Islam negeri se-Nusantara.
Delegasi resmi FTIK UIN Syahada dipimpin langsung Dekan FTIK Dr. Hamka, M.Hum. bersama jajaran Wakil Dekan: Dr. Akhiril Pane, S.Ag., M.Pd. (Bidang Akademik & Pengembangan Lembaga), Dr. Suparni, M.Pd. (Bidang Administrasi Umum, Perencanaan & Keuangan), serta Dr. Muhlison, M.Ag. (Bidang Kemahasiswaan, Alumni & Kerjasama).
Fordetak 2026 dihadiri 156 delegasi dari berbagai wilayah Indonesia, mulai Aceh hingga Sorong Papua.
Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan resmi Rektor UIN Antasari Prof. Dr. Hj. Nida Mufidah, M.Pd., peluncuran buku Rekonstruksi Pendidikan Islam Kontemporer, seminar internasional dan nasional, rapat pleno strategis hingga pengenalan kekayaan budaya lokal Kalimantan Selatan.
Menghadapi tantangan perkembangan teknologi kecerdasan buatan serta persaingan pendidikan global, Ketua Fordetak Periode 2024–2026 H. Fakri Hamdani, M.Hum., M.Res., Ph.D. menegaskan pentingnya bersatu bukan bersaing:
“Kolaborasi bagai jembatan, inovasi adalah kendaraan yang melintasinya menuju kampus berkelas dunia. Bukan lomba lari saling mendahului, melainkan kerja sama tim layaknya sepak bola demi tujuan bersama.”
Terobosan strategis yang dibahas meliputi peluang pengembangan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Umum.
Langkah ini menjawab kebutuhan lulusan tarbiyah yang berkarier di luar madrasah sekaligus menyatukan keunggulan tiap PTKIN dalam satu ekosistem pendidikan nasional yang kuat dan berdaya saing internasional.
Pandangan Delegasi FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan
Dr. Hamka, M.Hum. – Dekan FTIK
“Fordetak menjadi wadah strategis menyatukan visi pendidik Islam. Kolaborasi lintas PTKIN bukan pertemuan biasa, melainkan langkah nyata membentuk guru berkarakter kuat dan berkompetensi tinggi agar lulusan kami bermanfaat luas di tingkat nasional hingga global.”
Dr. Akhiril Pane, S.Ag., M.Pd. – Wakil Dekan Akademik & Pengembangan Lembaga
“Pembahasan kurikulum adaptif era digital serta pengembangan PPG Umum menjadi masukan berharga. Kami akan selaraskan standar pembelajaran mutu tinggi untuk tingkatkan kualitas program studi dan sistem penjaminan mutu akademik FTIK secara berkelanjutan.”
“Langkah yang sangat mantap dan strategis! RPL menjadi jembatan kolaborasi antar PTKIN yang telah membuka program ini untuk saling belajar dan berkembang bersama. Apresiasi kepada Direktur Pendidikan Islam Prof. Sahiron yang telah membuka peluang pengusulan PJJ, serta arahan kepada seluruh Dekan untuk segera memprogramkannya. Sinergi RPL dan PJJ akan memperluas akses, fleksibilitas dan mutu pendidikan tinggi keislaman secara berkelanjutan. Semoga segera terwujud dan memberi manfaat luas, ” lanjut Akhiril Pane.
Dr. Suparni, M.Pd. – Wakil Dekan AUPK
“Pertukaran gagasan tata kelola transparan dan efisien membuka wawasan luas. Pengelolaan sumber daya terpadu akan kami terapkan untuk dukung kelancaran seluruh layanan administrasi serta kegiatan akademik demi kenyamanan civitas akademika.”
“Pada pertemuan ini, dibahas juga tentang Tata Kelola Keuangan untuk Pendidikan Profesi Guru (PPG), ” ujar Suparni
Dr. Muhlison, M.Ag. – Wakil Dekan Kemahasiswaan, Alumni & Kerjasama
“Jejaring silaturahmi dan program bersama antar kampus sangat berarti. Kami akan perluas kerja sama lintas PTKIN untuk kembangkan riset bersama, pertukaran pelajar serta kegiatan kreatif yang angkat potensi generasi muda kita.”

