FTIK UIN SYAHADA Tekankan Tanggungjawab Mahasiswa, Lewat SOAEC

Padangsidempuan, 7 Mei 2026 – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (SYAHADA) Padangsidimpuan menggelar pertemuan motivasi akademik bagi mahasiswa tingkat akhir, Rabu (6/5).

Agenda ini menegaskan komitmen fakultas dalam mempercepat penyelesaian studi mahasiswa melalui layanan berbasis kebutuhan dan pendampingan intensif.

Tanggung Jawab Jadi Kunci Utama

Dekan FTIK, Dr. Hamka, M.Hum, menegaskan bahwa tanggung jawab mahasiswa bersifat ganda: kepada diri sendiri dan kepada orang tua. Ia menyatakan tidak mempersoalkan mahasiswa yang aktif berorganisasi atau kuliah sambil bekerja, selama tanggung jawab utama untuk menyelesaikan studi tetap dipegang.

Pelayanan kita sekarang berbasis kebutuhan mahasiswa. Tidak lagi terbatas ruang dan waktu,” ujar Dr. Hamka.

Untuk mendukung hal itu, FTIK membentuk Syahada Olympiad Academic Excellence Center (SOAEC) sebagai lembaga pendamping sivitas akademika dalam percepatan penyelesaian skripsi dan tugas akhir. Ia juga menekankan pentingnya mahasiswa membangun kognisi dan portofolio yang baik.

Perbarui Niat, Segera Tindak Lanjut

Wakil Dekan Bidang AUPK, Dr. Suparni, M.Si, menyebut seluruh arahan tersebut bertujuan agar mahasiswa segera menuntaskan studi. Demikian juga para Ketua Program Studi turut hadir sebagai saksi dalam pertemuan itu.

Sebagai seorang ayah, kami ingatkan: perbarui niat agar masalah cepat tersolusikan. Segeralah tindak lanjuti hasil pertemuan ini,” tegasnya.

Prodi Siap Jemput Bola, Dorong Motivasi Intrinsik

Ketua Prodi PBA, Idam Kholid Nasution, M.Pd, meminta mahasiswa yang menghadapi kendala perkuliahan untuk segera melapor ke Prodi masing-masing. Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi dan aplikasi pembelajaran yang kini berkembang pesat.

Ketua Prodi PGMI, Asriana Harahap, M.Pd, menambahkan bahwa meski Prodi akan terus membimbing, faktor penentu utama tetap motivasi intrinsik dari mahasiswa. “Pesan kami, selesaikan studi tepat waktu,” katanya.

Sementara itu, Ketua Prodi PAI, Nursri Hayati, MA, menjadwalkan pertemuan lanjutan di tingkat Prodi usai tutorial untuk menuntaskan kendala yang dihadapi mahasiswa.

Konteks

Langkah FTIK ini merespons masih adanya mahasiswa yang terlambat menyelesaikan studi. Dengan SOAEC dan pola layanan yang fleksibel, fakultas menargetkan peningkatan angka kelulusan tepat waktu sekaligus kualitas lulusan. (srg)